Yayasan Plan International Indonesia call for Consultant Coordinator Voice Program for Change 139 views

Job Expired

A. PROFIL PEKERJAAN

LokasiJakarta dan Lombok
Batas waktu aplikasi09 April 2021
Jenis kontrakKontrak Tenaga Ahli
Bahasa yang digunakanIndonesia
Tanggal mulai kontrak15 April 2021
Periode kontrak15 April – 30 Juni 2021

B. TENTANG ORGANISASI

Plan International telah bekerja di Indonesia sejak 1969 dan resmi menjadi Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) pada 2017. Kami bekerja untuk memperjuangkan pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan. Plan Indonesia mengimplementasikan aktivitasnya melalui empat program, yaitu Perlindungan dan Tumbuh Kembang Anak, Kesehatan dan Agensi Remaja, Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan Kaum Muda, serta Kesiapsiagaan Bencana dan Respons Kemanusiaan. Kami bekerja di 7 provinsi, termasuk di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, dengan target untuk memberdayakan 1 juta anak perempuan. Selain itu, Plan Indonesia juga membina 36.000 anak perempuan dan laki-laki di Nusa Tenggara Timur.

C. TENTANG KONSULTANSI

Anak-anak dan kaum muda di indonesia rentan terhadap eksploitasi seksual komersial. Pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta dan masyarakat semakin sadar akan besarnya kejahatan terhadap anak-anak ini dan mulai muncul seruan untuk sistem perlindungan anak yang sensitif menangani kebutuhan khusus korban anak dan anak-anak yang berisiko terhadap eksploitasi seksual komersil terhadap anak (eska). Salah satu respon dari masyarakat sipil adalah dengan mengimplementasikan proyek voice for change (dengan memanfaatkan hasil dari proyek aliansi down to zero yang telah dilakukan sejak 2016-2020) mendorong perbaikan sistem perlindungan anak khusnya pada isu eska di indonesia. Bersama dengan anak-anak dan kaum muda di batam, medan, jakarta, indramayu, solo, surabaya, bali dan lombok akan melakukan upaya-upaya lobi dan advokasi untuk melakukan perubahan tersebut.

Kelompok sasaran utama termasuk anak-anak / survivor remaja / anak dan kaum muda berisiko eska, serta anak-anak / kaum muda yang telah bekerja dalam pencegahan eska dengan aliansi dtz. Karena pemerintah adalah target utama advokasi, intervensi ini akan memfokuskan pesan kepada presiden indonesia, kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (mowecp), kementerian sosial, kementerian tik, kementerian pariwisata dan lembaga penegak hukum.

Intervensi ini juga akan menargetkan penyedia layanan cso dan petugas apparat penegak hukum (aph) pada pendekatan yang berpusat pada anak, korban, dan sensitif gender untuk perlindungan anak, berfokus pada mengidentifikasi dan melindungi anak serta penyelidikan dan menuntut kejahatan dengan cara yang mencegah korban untuk tidak menjadi korban. Pengembangan kapasitas akan difokuskan untuk memperkuat perspektif hak anak, eska serta pemberian restitusi. Tujuannya adalah untuk memfokuskan kembali perhatian pada hak dan kebutuhan anak, untuk memberikan akses yang lebih sesuai dan penuh kasih terhadap keadilan bagi anak.

Total kelompok anak yang akan didampingi adalah 18 kelompok anak yang beranggotakan sekitar 150 anak dan kaum muda.

D. TUJUAN KONSULTANSI

  1. Melakukan pengorganisasian anak-anak korban dan anak-anak yang berisiko ESKA agar bisa diberdayakan untuk berbicara dan memainkan peran aktif dalam perlindungan mereka sendiri dan perlindungan teman sebayanya.
  2. Sistem perlindungan anak ditingkatkan melalui lobi & advokasi dan peningkatan kapasitas

E. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB 

  1. Konsultan sepakat untuk melaksanakan tanggung jawab masing-masing sesuai dengan (i) setiap ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian ini.
  2. Konsultan melalui koordinasi dari YPII, akan melakukan rapat rutin untuk membahas kemajuan Proyek dan semua hal-hal terkait lainnya.
  3. Konsultan menyediakan laporan dan evaluasi dengan syarat dan ketentuan yang telah disepakati secara bersama-sama oleh Konsultan dan YPII
  4. Konsultan harus melaksanakan Proyek sesuai dengan hasil yang sebagaimana ditetapkan oleh YPII.
  5. Konsultan mengelola dana yang diberikan YPII secara profesional berdasarkan ketentuan Anggaran Proyek yang disetujui..
  6. Konsultan harus mengirimkan rincian program dan laporan keuangan sesuai dengan format dan jadwal sebagaimana disepakati.

F. HASIL KERJA

Adapun hasil kerja yang diharapkan dari calon konsultan dalam periode kontrak tersebut di atas adalah sebagai berikut:

Hasil KerjaAktivitasTingkatan upayaPerkiraan waktu pengerjaan
Analisis situasi hak anak (CRSA) oleh kelompok anak dan remaja (Target; 10 CRSA di tingkat desa dan 2 CRSA di tingkat kabupaten)
  • Pelatihan peer educator akan dilakukan 10 kali (di Lombok dan Jakarta) untuk melatih toolkit kepada rekan-rekan lain di kelompok mereka sendiri
  • CRSA akan membagi berdasarkan usia (di bawah 18 dan 19-24) dan tingkat desa atau kabupaten

 

Apr 2021
Rancangan program dan penetapan agenda (target dan strategi) berdasarkan CRSA oleh kelompok anak dan remaja (Target 12 rencana aksi advokasi oleh kelompok anak dan remaja)
  • Pelatihan peer educator akan dilakukan 10 kali (di Lombok dan Jakarta) untuk melatih toolkit kepada rekan-rekan lain di kelompok mereka sendiri
  • CRSA akan membagi berdasarkan usia (di bawah 15 dan 16-24) dan tingkat desa atau kabupaten
April 2021
Implementasi di masyarakat (tingkat desa) (Target 110 (55 perempuan dan 55 laki-laki))
  • Kelompok anak dan remaja akan menyebarluaskan perencanaan advokasi mereka kepada masyarakat dan pemerintah di tingkat desa
  • Pada saat yang sama, kelompok anak dan remaja tersebut meminta umpan balik tentang CRSA mereka kepada masyarakat dan pemerintah di tingkat desa
  • Hal ini dilakukan untuk mendapatkan pernyataan resmi dari pemerintah yang setuju untuk mendukung, baik dukungan kebijakan maupun anggaran, kelompok anak dan remaja dalam pekerjaan advokasi mereka.
 

Apr-Mei 2021:

Konsultasi anak untuk mempelajari implementasi advokasi di tingkat desa dan memilih perwakilan untuk tingkat nasional (Target 110 (55 perempuan dan 55 laki-laki))
  • Anggota kelompok anak dan remaja melakukan sesi pembelajaran untuk mempelajari tentang kemajuan yang mereka buat dengan penerapan strategi advokasi mereka.
  • Setiap kelompok anak dan remaja akan memutuskan masalah dan permintaan komunitas mana yang akan diajukan pada kongres tingkat nasional.
  • Pada saat yang sama, mereka akan menunjuk perwakilan untuk menghadiri pertemuan nasional
Mei-Jun 2021:
Konsultasi kelompok anak dan remaja untuk menyelesaikan dokumen advokasi mereka (Target 110 (55 perempuan dan 55 laki-laki)
  • Setiap kelompok anak dan remaja akan mengadakan pertemuan untuk mengembangkan dokumen advokasi yang akan dibawa ke tingkat nasional
  • Dokumen advokasi secara bersamaan akan dibagikan dengan pemerintah di tingkat desa dan kabupaten
  • Perwakilan dari kelompok anak dan remaja di Lombok dan Jakarta akan menghadiri kongres nasional
Jun 2021:

G. DURASI PEKERJAAN

Dua bulan, 15 hari.

H. INPUT TAMBAHAN

Tidak ada.

I. METODE DAN KETETUAN PEMBAYARAN

Tim atau perusahaan konsultan terpilih akan dibayar sesuai dengan ketentuan di bawah ini:

Hasil KerjaPembayaran (%)
10 hari setelah menandatangani kontrak30%
Menyelesaikan hasil berikut:

  • Analisis situasi hak anak (CRSA) oleh kelompok anak dan remaja (Target; 10 CRSA di tingkat desa dan 2 CRSA di tingkat kabupaten)
  • Rancangan program dan penetapan agenda (target dan strategi) berdasarkan CRSA oleh kelompok anak dan remaja (Target 12 rencana aksi advokasi oleh kelompok anak dan remaja)
  • Implementasi di masyarakat (tingkat desa) (Target 110 (55 perempuan dan 55 laki-laki))
50%
Menyelesaikan hasil berikut:

  • Konsultasi anak untuk mempelajari implementasi advokasi di tingkat desa dan memilih perwakilan untuk tingkat nasional (Target 110 (55 perempuan dan 55 laki-laki))
  • Konsultasi kelompok anak dan remaja untuk menyelesaikan dokumen advokasi mereka (Target 110 (55 perempuan dan 55 laki-laki)
20%

I. PRINSIP, PENDEKATAN DAN PERTIMBANGAN ETIS UTAMA 

Staf dan konsultan Plan Indonesia harus mematuhi prinsip Child and Youth Safeguarding and Protection milik Plan International. Konsultan harus mengikuti Prinsip Etis dalam keterlibatan subjek manusia dalam penelitian dan mendapatkan persetujuan tertulis/lisan dari subjek yang terlibat. Izin dari orang tua harus dimintakan jika anak-anak di bawah 18 tahun terlibat sebagai subjek. Persetujuan yang ditandatangani oleh setiap anak dan/orang tuanya perlu dilakukan setelah menjelaskan tujuan studi dan penggunaannya. Pelatihan tentang topik ini akan menjadi bagian dari pelatihan yang disediakan untuk tim konsultan/ vendor.

Semua proyek yang dikelola oleh Plan Indonesia dan para mitranya, juga harus selaras dengan ambisi global Plan International untuk menjangkau 100 juta anak perempuan, menggunakan pendekatan transformatif gender dalam melaksanakan tugasnya. Dalam penugasan ini, Konsultan diharapkan dapat menerapkan pendekatan transformatif gender melalui penyampaian norma gender, penguatan agensi anak perempuan dan perempuan muda, memajukan kondisi dan posisi anak perempuan dan perempuan, bekerja sama dengan anak laki-laki dan laki-laki untuk mengangkat kesetaraan gender, menjawab kebutuhan dan minat anak perempuan dan anak laki-laki dalam seluruh keragaman mereka, dan membina lingkungan yang mendukung kesetaraan gender dan hak-hak anak perempuan.

 

J. KUALIFIKASI DAN PENGALAMAN

Pengalaman: 

  • Memiliki pengalaman dalam mendukung kelompok anak dan kaum muda dalam melakukan advokasi, khususnya dalam isu Eksploitasi Seksual Komersial pada Anak
  • Menunjukan pengalaman tersebut dalam resume / CV

Pengetahuan dan Keterampilan: 

  • Memahami ketentuan perlindungan anak dan bersedia mematuhi Child Safeguarding Policy Plan International Indonesia
  • Memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung anak korban dan anak rentan ESKA
  • Memiliki metode untuk mendukung partisipasi anak
  • Diutamakan berdomisili di Lombok dan atau di Jakarta
  • Tidak memiliki catatan pernah melakukan bentuk-bentuk pelecehan seksual, fisik, mental, diskriminasi atapun eksploitasi pada anak
  • Tidak sedang berafiliasi dengan organisasi terlarang seperti terorisme

K. PROCEDURE APLIKASI

Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) mengundang perusahaan/tim konsultan dengan keahlian dan portofolio yang relevan untuk melamar dengan mengirimkan:

  • Proposal teknis yang terdiri dari latar belakang organisasi dan konsep teknis pekerjaan berdasarkan penjelasan tentang proyek di atas.
  • Proposal finansial
  • Portofolio dan contoh pekerjaan terdahulu dengan penjelasan singkat

 

Dokumen di atas dapat dikirim melalui email ke yayasan.procurement@plan-international.org; dengan Subject email Proc_Consultant_VoiceforChange Batas akhir pengiriman penawaran selambat-lambatnya pada hari Jum’at, 09-Apr-2021 jam 12.00 WIB.

Seluruh penawaran yang diterima akan diperlakukan secara rahasia. 

Hanya kandidat terpilih yang akan menerima pemberitahuan lebih lanjut dan diundang untuk wawancara.

  • This job has expired!
Share this job
Company Information
Connect with us
Contact Us

NGO Job Search

CONTACT US

How we can help ? Please feel free to CONTACT US

About us / Disclaimer

DevJobsIndo.ORG is not affiliated with devjobsindo yahoo mailing groups.MORE