| A. Latar Belakang Building Climate Resilient District in Indonesia: Case of Sigi District merupakan program adaptasi perubahan iklim yang bertujuan meningkatkan ketahanan masyarakat Kabupaten Sigi terhadap risiko iklim, khususnya banjir dan kekeringan. Program ini berfokus pada kelompok rentan dan petani melalui pendekatan terpadu Air, Energi, Pangan (Water–Energy–Food/WEF Nexus) guna memastikan keberlanjutan sumber daya sekaligus memperkuat sistem penghidupan masyarakat. Dilaksanakan selama periode April 2026 hingga April 2028, program ini menjangkau 1.543 penerima manfaat langsung di enam desa sasaran, yaitu Bangga, Pandere, Pakuli Utara, Sambo, Simoro, dan Wisolo. Intervensi program mencakup penguatan kebijakan dan kelembagaan adaptasi di tingkat kabupaten, implementasi aksi adaptasi berbasis WEF di tingkat desa, serta pengembangan pusat pembelajaran sebagai wadah peningkatan kapasitas dan replikasi praktik baik. Program ini didanai oleh Adaptation Fund dan dilaksanakan oleh Konsorsium Lingkungan Adaptif, Berketahanan, Inovatif, dan Partisipatif (KOLABORASI) yang terdiri dari Koaksi Indonesia, Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), Water Stewardship Indonesia (WSI), dan Earth Innovation Institute (EII), dengan melibatkan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Koaksi Indonesia (Coaction Indonesia) sendiri merupakan lembaga nirlaba yang berperan sebagai penghubung dan fasilitator dalam mendorong solusi inovatif untuk pembangunan berkelanjutan dan ketahanan iklim di Indonesia. Bersama para mitra, Koaksi Indonesia mendorong percepatan transisi energi bersih dan inovasi lintas sektor termasuk transportasi, kehutanan, industri, dan pengelolaan limbah serta memperkuat kebijakan iklim melalui advokasi, kampanye, dan kemitraan strategis. Melalui pendekatan kolaboratif dan partisipatif ini, program diharapkan dapat mendukung terwujudnya Kabupaten Sigi sebagai daerah yang tangguh terhadap perubahan iklim dan selaras dengan kebijakan nasional adaptasi perubahan iklim. Konsultan akan bekerja secara home-based dengan koordinasi rutin bersama kantor Koaksi Indonesia, serta akan secara aktif melaksanakan kegiatan dan pendampingan lapangan di Kabupaten Sigi sebagai lokasi utama implementasi Project Adaptation Fund. Konsultan akan bekerja sama secara erat dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan para pemangku kepentingan program lainnya, serta mengikuti pertemuan virtual dan perjalanan dinas sesuai kebutuhan proyek.
B. Tujuan kegiatan/Penugasan Penugasan ini bertujuan untuk merekrut seorang Village Coordinator guna mendukung pelaksanaan Project Adaptation Fund di tingkat desa melalui penguatan koordinasi, fasilitasi kegiatan lapangan, serta pendampingan masyarakat dalam implementasi program adaptasi perubahan iklim dan ketangguhan bencana. Village Coordinator akan bekerja sama secara erat dengan tim proyek, pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan pelaksanaan kegiatan proyek berjalan secara efektif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah implementasi proyek. Konsultan juga akan mendukung proses komunikasi, koordinasi multipihak, dokumentasi kegiatan, serta penguatan kapasitas masyarakat guna memastikan keberlanjutan hasil-hasil program di tingkat desa. C. Ruang Lingkup Kerja Secara khusus, seorang Village Coordinator di bawah arahan umum dan supervisi langsung dari Program Manager akan melaksanakan tugas-tugas khusus berikut, sejalan dengan linimasa yang dikembangkan oleh Koaksi Indonesia:
D. Supervisor Program Manager Adaptation Fund E. Kualifikasi Minimum yang Dibutuhkan: Sarjana (S1) di bidang Pembangunan Sosial, Ilmu Sosial, Kehutanan, Lingkungan, Pertanian, Perencanaan Wilayah, Administrasi Publik, atau bidang terkait. Diploma atau bidang lain yang relevan dapat dipertimbangkan dengan kombinasi pengalaman kerja minimal 3 tahun dalam pendampingan masyarakat, pelaksanaan program pembangunan, adaptasi perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, atau pengelolaan kegiatan di tingkat desa/community engagement. F. Pengetahuan/Keahlian/Keterampilan yang Dibutuhkan:
G. Mekanisme Rekrutmen Kandidat yang berminat diminta untuk mengirimkan dokumen berikut:
Seluruh dokumen dikirimkan melalui email ke secretariat@coaction.id dengan subjek email: [Village Coordinator_Nama Kandidat] Contoh: Batas akhir pengiriman lamaran adalah 16 Juni 2026 pukul 23.59 WIB. Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi dan lolos seleksi administrasi yang akan dihubungi untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. F. Komitmen terhadap Kesetaraan dan Inklusi Koaksi Indonesia merupakan organisasi yang berkomitmen pada prinsip kesetaraan, keberagaman, dan inklusi. Kami mendorong individu dari berbagai latar belakang untuk melamar, termasuk perempuan, penyandang disabilitas, masyarakat adat, kelompok minoritas, serta kelompok lain yang selama ini kurang terwakili. Seluruh proses rekrutmen dilakukan secara adil, transparan, dan bebas dari diskriminasi berdasarkan gender, usia, suku, agama, ras, kondisi disabilitas, orientasi politik, maupun latar belakang sosial-ekonomi. |
More Information
- Salary Offer -