Yayasan Plan International Indonesia membuka kesempatan dan mengundang konsultan untuk mengikuti proses pengadaan jasa Konsultan Pelatihan Sektor Retail, bekerja sama dengan LPK Swasta/Koordinator Trainer, untuk pelaksanaan kegiatan di Surabaya dan Sidoarjo.
Aplikasi, proposal dan penawaran harus dikirim paling lambat 15 Mei 2026 sebelum pukul 17.00 WIB
dengan menyertakan dan melampirkan dokumen yang dipersyaratkan sebagai berikut:
- Surat pernyataan minat, baik dari konsultan maupun lembaga yang tertarik mengikuti kegiatan ini;
- Proposal teknis dan strategi beserta anggaran yang diusulkan (termasuk pajak progresif). Proposal memuat: Tujuan pelaksanaan kegiatan, Deskripsi dan strategi pelaksanaan kegiatan, Identifikasi timeline pelaksanaan kegiatan, Detail anggaran (beserta dengan pajak)
- Proposal yang disediakan mencakup detail perencanaan strategi, implementasi, dan anggaran keseluruhan untuk implementasi kegiatan-kegiatan yang telah diinformasikan melalui tabel “Hasil Kerja yang Diharapkan”
- Profil calon konsultan/vendor dengan informasi tentang: (a) Portofolio meliputi pekerjaan relevan yang pernah dikerjakan, beserta informasi klien atau pengguna jasa sebelumnya; (b). CV personel yang terlibat dalam penugasan dan tanggung jawab atau peran utama mereka dalam penugasan di proyek ini.
Calon konsultan dapat mengirimkan aplikasi ke yayasan.procurement@plan-international.org dan CC ke dewi.maryati@plan-international.org dengan subjek: RfQ 880_Konsultan untuk Pelatihan Sektor Retail_Nama Lembaga/Konsultan
Kerangka Acuan Kerja (ToR) dapat diunduh diiklan pengadaan ini
Seluruh penawaran yang diterima akan diperlakukan secara rahasia. Hanya kandidat terpilih yang akan menerima pemberitahuan lebih lanjut dan diundang untuk wawancara.
Jadwal sesi klarifikasi bagi vendor yang berminat mengikuti proses bidding akan dilaksanakan pada 8 Mei 2026 pukul 14.00–15.00 WIB. Vendor dapat bergabung melalui tautan berikut: https://bit.ly/KonsultanPelatihanKelasRetail_RfQ-880
“Usaha milik perempuan, perusahaan, dan individu yang secara aktif terlibat atau mempromosikan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tempat kerja sangat didorong untuk mendaftar”.